Friday, September 28

klo saja dulu.....

Abis nonton Kdrama Reply 1997, saya jadi keinget masa2 SMA 
Dan klo saya liat saya sekarang jadi banyak banget kata :kalo aja dulu saya......." 
Klo aja dulu saya jadi orang yang ambisius 
Klo aja dulu saya ga ikut ini itu dan "kalo aja saya dulu" yang lainnya 
Ada beberapa kegiatan yang dulu saya anggep ga penting, tapi klo diliat keadaan sekarang kayaknya perlu digalakkan di sekolah2 

1. Band Sekolah 
Dulu sih waktu SMA sya mikir anak2 ngeband cuma buat gaya2 an doank 
Keren2 an doank, pamer bisa maen ini itu 
tapiiiii, klo diseriusin sebenernya bisa bikin murid termotivasi 
Termotivasi buat cepet2 lulus n nerusin ngebad, hihi... 
Yang jelas, ngeband jauh jauh jauuh lebih baik daripada tawuran ga jelas 
Slaen menghasilkan sesuatu, ngeband juga ga sampe menghilangkan nyawa orang! 

2. Pramuka 
Beuuh! Klo diitung pake jari, mungkin cukup satu tangan buat ngitung total kedatangan saya waktu sekolah dulu di kegiatan ini 
Tiap hari Jumat, yang harusnya pulang sekolah ada kegiatan pramuka, saya langsung cabut balik ke rumah. 
Ato malah maen ke rumah temen. 
Bener2 deh ga ada passion buat baris berbaris 
Tapi, sekarang liat foto temen2 yang ngadain reuni di kegiatan eksul mreka seru juga. Jadi ada alaesan buat ngumpul bareng: Reuni 
Daripada jontokan ga jelas. 
Yang akar masalahnya mungkin sepele. Tapi akibatnya fatal 

3. OSIS 
Well, klo ini kayaknya ga perlu saya omongin 
Semua udah tau manfaat OSIS Sebagai awal dari belajar organisasi 
Mengordinasi kegiatan2 sekolah, bukan mengordinasi mau tawuran dimana 

Dari tulisan di atas kayaknya udah pada tau ini tulisan ngarah ke mana 
Yep, tawuran pelajar 
Saya pribadi sedih banget denger sampe ada korban menginggal gara2 tawuran 
so for you who read this post: 
if u're a student, it's good to have a competitiotion, but in a good way
if u're a teacher, please spread the love for your student and support them in postive activities 
if u're a parent, I believe that loving environment in family is a big important thing in growing up children 
And for anyone of you who dreams of peace, let's share love in our environment 

Thursday, August 30

STOP

Sebenernya video clip ini sudah lama beredar di tipi2, tapi saya lagi pengen aja pasang ni video sekarang hehe... 
Siapa yg ga kenal sama Dewi Sandra?
Penyayi ini sudah cukup lama berkiprah jadi penyanyi di Indonesia
Dan namanya juga cukup dikenal masyarakat luas
Kehidupan pribadinya pun udah tentu jadi konsumsi publik, tapi saya ga mau bahas itu.
Saya ngeliat Dewi Sandra beneran punya sense of art, dan ga cuma sekedar ngartis.
Dedikasinya ke nyanyi serius dia tekunin.
Buktinya beberapa video nya yang cukup menarik, dan saya suka video nya yang ini. Kali ini dia featuring sama Olla Ramlan, yang sebelumnya belum pernah nyanyi... Hm...
Video clip dia yang sebelumnya juga saya suka.
Ga biasa aja gitu... 
Saya harap dia tetep konsisten nyanyi dengan baik dan ge perlu bikin sensasi2 ga penting
Well, no more talking. Just enjoy the video~~ 
STOP, kau mencuri hatiku... hatikuu~~
STOP, kau mencuri cintaku~~~

Wednesday, August 29

Jekardah

sudah hampir seminggu ini saya ada di Jakarta.
Apalagi kalo bukan buat tes2 kerja.
Sebelumnya juga pernah tes di Jakarta tapi waktu itu masih ditemenin Bapak saya *maklum anak cewek,Bapak saya ga tega hehe....
Tapi kali ini saya cuma ditemenin ke jakarta nya abis itu ditinggal balik.
Jadi otomatis kemana-mana sendirian.
Naik transportasi umum deh di Jakarta  

Ternyata bener kata orang, klo di Jakarta mau kemana-mana itu jauh.
Gimana ga jauh, lha sebagian besar waktu diabisin di jalan.
Mobilnya banyaaaaak banget.
Sempet ada pertanyaan terlintas, di Jakarta ini ada Bus buat pegawai PNS sama BUMN ato ga sih?
Klo misal ada kan lumayan tuh, jadinya pegawai PNS ato BUMN yang tadinya naik kendaraan pribadi bisa naik Bus bareng-bareng.
Misal Pemkot Jakarta ada bis sendiri, terus pemprov DKI Jakarta ada bis sendiri lagi, begitu juga kementrian2 pemerintahan juga ada bis sendiri. 
Bayangin kalo ada satu bus aja tiap lembaganya, dan tiap bus bisa penuh pegawai, kan lumyan buat mengurangi kendaraan pribadi di jalanan.

Terus waktu itu saya pernah liat tayangan di TV tentang Bus buat anak sekolah, tapi kenapa saya ga pernah liat ya selama di sini?
Hm..... mungkin karena saya keluar bukan pas jam masuk dan pulang sekolah kali yaaaa.... 
Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia itu kan klo kata media "wajahnya Indonesia" 
Lha kalo wajahnya semrawut gini, siapa yangbakal tertarik?
Memang bener Jakarta terlalu banyak penduduknya jadi bakalan susah buat ngaturnya. 
Tapi itu ga bisa dijadiin alasan untuk ngebiarin aja. 
Sekarang siapa yang mau ngalah buat pindah dari Jakarta kalo emang rejekinya di sini hayo? 
Yaa.... saya sebagai bukan penduduk Jakarta sih pengen liat juga kan Ibu kota Negara saya bisa bagus

Wednesday, December 7

Indonesian's black Jewel

Papua is located in east side of Indonesia. With its richness of resources, Papua gave a lot of benefit for Indonesia. But recently there's an issue that Papua wants to separate from Indonesia. They say they feel discrimination from the gov't.
I'd say that's true. We can see that the gov't only take the resources from Papua, but what do Papua got back? Nothing!
Gov't, the one that should protect Papua is indeed abuse them: their land and their energy.
But actually not all of Papua people wants to separate from Indonesia. Many of them still love to be Indonesian. But I am pretty sure they feel the same way as the people who wants to separate. Discrimination.



I think all they want is more attention from the gov't. We can see in the news how miserable they live, among the richness of their own land. Ironic.
Papua people should have a better living with that rich resources, but in fact many of them were abused. And in the end they still live in poverty.

With its remote area, Papua is still lack of facilities: education, health, and another public infrastructure.
If we want to build Papua, education has to be priority. Children in Papua will live there years ahead, so they have to be educated and not being abuse anymore. And also by giving the right education they know that they are living in Indonesia. And buil love to Their beloved country


I believe the potential resources is actually lies in those children. Well educated and love the country. What could be better than that?


sumber gambar:
http://matanews.com/2009/10/01/anak-papua-disiapkan-ikut-olimpiade/
http://www.indonesia-tourism.com/east-papua/map/index.html

Monday, October 10

9 Hal Yang Mungkin Tidak Diketahui Tentang Steve Jobs

Tokoh satu ini bener-bener menginspirasi siapa aja yang tahu akan karyanya. Dan sekarang beliau telah berpulang ke sang Pencipta. Postingan ini aku comot dari site laen. Semoga kita bisa memetik pelajaran dari karya-karya dan dedikasi beliau. RIP Steve Jobs

1. Awal kehidupan dan masa kanak-kanak
Jobs lahir di San Francisco pada 24 Februari 1955. Dia diadopsi segera setelah lahir dan dibesarkan di dekat Mountain View, California oleh pasangan bernama Clara dan Paul Jobs. Ayah angkatnya, adalah masinis untuk perusahaan laser dan ibunya bekerja sebagai akuntan.

Kemudian dalam kehidupan, Jobs menemukan identitas orang tuanya terasing. Ibu kandungnya, Joanne Simpson, adalah seorang mahasiswa pascasarjana di waktu itu dan menjadi ahli patologi wicara; ayah kandungnya, Abdulfattah John Jandali, adalah seorang Muslim Syria yang meninggalkan negara itu pada usia 18 dan dilaporkan sekarang menjabat sebagai wakil presiden dari Reno , Nevada kasino. Sementara Jobs kembali dengan Simpson di tahun kemudian, hubungannya dengan ayah biologisnya tetap asing.


2. Drop Out Kuliah
Orang yang paling mempunyai jasa di balik perusahaan yang paling sukses di planet ini tidak pernah lulus dari perguruan tinggi, pada kenyataannya, bahkan tidak mendekati. Setelah lulus dari sekolah tinggi di Cupertino, California, Jobs terdaftar di Reed College di tahun 1972. Jobs tinggal di Reed (universitas seni di Portland, Oregon) hanya satu semester, putus dengan cepat karena beban keuangan iuran sekolah swasta dibebankan pada orang tuanya.

Dalam pidatonya yang terkenal 2005 di Stanford University, Jobs menceritakan masanya sewaktu di Reed:. "Tidak semuanya indah (romantis), saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman", saya mengembalikan botol cola untuk mendapat 5 sen yang dikumpulkan untuk membeli makanan, dan saya akan berjalan tujuh mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makan yang layak satu kali semingu di kuil Hare Krishna. "


3. Berbohong kepada rekan pendiri Apple tentang pekerjaan di Atari
Jobs juga dikenal dengan inovasi dalam komputasi personal, teknologi ponsel, dan perangkat lunak, tetapi ia juga membantu menciptakan salah satu permainan terbaik dari semua video yang dikenal waktu. Pada tahun 1975, Jobs ditarik oleh Atari untuk bekerja pada Breakout permainan seperti Pong.

Dia dilaporkan ditawarkan $ 750 untuk pekerjaan pembangunan, dengan kemungkinan tambahan $ 100 untuk setiap chip yang disingkirkan dari desain akhir permainan. Jobs merekrut Steve Wozniak (yang kemudian menjadi salah satu pendiri Apple lainnya) untuk membantu dia. Wozniak berhasil mengurangi desain prototipe turun sehingga Atari membayar bonus $ 5.000 - namun Jobs menyimpan bonus untuk dirinya sendiri, dan membayar temannya hanya $ 375, menurut otobiografi Wozniak.

4. Rapat yang ditinggalkannya demi istri
Seperti cerita kehidupannya yang lain, Jobs merahasiakan kehidupan pernikahannya dari mata publik. Melihat imagenya sebagai pemimpin dengan trademark nya turtleneck hitam dan celana jins, adalah saat-saat yang paling ikonik pada penampilan solo nya. Tapi di rumah di Palo Alto, Jobs membesarkan keluarga dengan istrinya, Laurene, seorang pengusaha yang mengenyam pendidikan di Universitas bisnis bergengsi Pennsylvania Wharton dan kemudian menerima MBA nya di Stanford, tempat dia pertama kali bertemu calon suaminya.

Untuk semua dedikasi single-minded nya kepada perusahaan yang dibangun dari bawah, Jobs sebenarnya melewatkan rapat untuk menjemput Laurene pada kencan pertama mereka: "Saya berada di tempat parkir dengan kunci di dalam mobil, dan saya berpikir sendiri , 'Jika ini adalah malam terakhir saya di bumi, akan saya lebih menghabiskan waktu di sebuah pertemuan bisnis atau dengan wanita ini? " Saya berlari melintasi pelataran parkir, bertanya apakah dia akan makan malam dengan saya Dia berkata ya, kami berjalan ke kota dan kami sudah bersama-sama sejak itu "

Pada tahun 1991, Jobs dan Powell menikah di Hotel Ahwahnee di Yosemite National Park, dan pernikahan itu diresmikan oleh Kobin Chino, seorang biksu Buddha Zen.







5. Kakaknya adalah seorang penulis terkenal
Belakangan dalam hidupnya, Jobs bersimpangan jalan dengan adik kandungnya ketika mencari identitas orang tua kelahirannya. Adiknya, Mona Simpson (lahir Mona Jandali), adalah penulis terkenal mana "Anywhere But Here" - sebuah cerita tentang seorang ibu dan putri yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film yang dibintangi Natalie Portman dan Susan Sarandon.

Setelah bersatu kembali, Jobs dan Simpson menjalin hubungan dekat. Dari adiknya, ia mengatakan kepada seorang pewawancara New York Times: "Kami adalah keluarga. Dia salah satu teman terbaik saya di dunia, saya meneleponnya dan berbicara kepada setiap beberapa hari" Anywhere But Here didedikasikan untuk "Kakak saya Steve"


6. Selebriti roman
Pada The Second Coming of Steve Jobs, sebuah biografi yang tidak sah, seorang teman dari Reed mengungkapkan bahwa Jobs menjalin hubungan singkat dengan penyanyi folk Joan Baez. Baez mengkonfirmasi bahwa mereka berdua pernah dekat "sebentar," meskipun hubungan romantis Baez dengan Bob Dylan adalah jauh lebih dikenal (Dylan musisi favorit ikon Apple). Biografi juga mencatat bahwa Jobs berkencan dengan aktris Diane Keaton secara singkat.

7. Putri pertamanya
Ketika ia berusia 23 tahun, Jobs dan kekasih SMA nya Chris Ann Brennan mengandung seorang putri, Lisa Brennan Jobs. Dia lahir pada tahun 1978, saat Apple mulai mengambil celah dalam dunia teknologi. Dia dan Brennan tidak pernah menikah, dan Jobs dilaporkan membantah sebagai ayah untuk beberapa waktu, dan dinyatakan bahwa ia steril dalam dokumen pengadilan. Ia menjadi ayah tiga anak dengan Laurene Powell. Setelah kemudian memperbaiki hubungan mereka, Jobs membayar pendidikan putri pertamanya di Harvard. Dia lulus pada tahun 2000 dan sekarang bekerja sebagai penulis majalah.

8. Alternatif gaya hidup
Dalam beberapa wawancara, Jobs mengisyaratkan pada pengalaman awal dengan LSD obat psikedelik. Pada pendiri Microsoft Bill Gates, Jobs mengatakan: "Saya benar-benar berharap yang terbaik untuknya. Saya hanya berpikir dia dan Microsoft yang sedikit sempit. Dia menjadi seorang pria yang lebih luas jika ia telah menjatuhkan asam sekali atau pergi ke ashram.. ketika ia masih muda. "


Dalam sebuah wawancara buku, Jobs menyebut pengalamannya dengan drugs sebagai "salah satu dari dua atau tiga hal yang paling penting yang telah saya lakukan dalam hidup saya." Seperti Jobs sendiri telah menyarankan, LSD mungkin telah berkontribusi terhadap "berpikir berbeda" pendekatan yang masih menempatkan desain Apple lebih maju atas kompetisi.

Jobs akan selamanya visioner, dan kehidupan pribadinya juga mencerminkan berpikiran maju, pendekatan alternatif yang berkubah Apple untuk sukses. Selama perjalanan ke India, Jobs mengunjungi sebuah ashram terkenal dan kembali ke AS sebagai Buddha Zen.

Jobs juga seorang pescetarian, yang tidak mengkonsumsi produk hewani dan tidak makan daging selain ikan. Dia adalah seorang yang begitu percaya pada kedokteran Timur, berusaha mengobati kanker sendiri melalui pendekatan alternatif dan diet khusus sebelum enggan mencari operasi pertama untuk tumor kanker pada tahun 2004.

9. Keberuntungannya
Sebagai CEO dari merek yang paling berharga di dunia, Jobs berkelakar bahwa gaji tahunannya rendah hanya $ 1. Sementara gerakan ini tidak pernah terdengar di dunia perusahaan - Larry Page, Sergey Brin, dan Eric Schmidt dari Google, semua mengantongi sama 100 gaji sen per tahun - gaji Jobs tetap $ 1 sejak tahun 1997, tahun dimana ia menjadi eksekutif memimpin Apple. Dari gajinya, Jobs bercanda pada tahun 2007: "Saya mendapatkan 50 sen per tahun untuk muncul, dan 50 lainnya sen didasarkan pada kinerja saya."

Pada awal 2011, Jobs memiliki 5,5 juta saham dari Apple. Setelah kematiannya, saham Apple bernilai $ 377,64 - pertumbuhan sekitar 43-kali lipat dalam penilaian selama 10 tahun terakhir yang menunjukkan tidak ada tanda-tanda melambat.

Dia hanya mungkin hanya mengambil satu dolar per tahun, namun Jobs meninggalkan sebuah keberuntungan besar. Potongan terbesar dari kekayaan nya adalah sekitar $ 7000000000 dari penjualan Pixar ke Disney pada tahun 2006. Pada tahun 2011, dengan kekayaan bersih diperkirakan $ 8300000000, ia adalah orang terkaya 110 di dunia, menurut Forbes. Jika Jobs tidak menjual sahamnya saat meninggalkan Apple di 1985 (sebelum kembali ke perusahaan di 1996), ia akan menjadi individu terkaya kelima di dunia.

Sementara belum ada rencana untuk keadaanya, Jobs meninggalkan tiga anak dari pernikahannya dengan Laurene Jobs (Reed, Erin, dan Hawa), serta putri pertamanya, Lisa Brennan-Jobs.


SUMBER: http://news.yahoo.com/blogs/technology-blog/8-things-didn-t-know-life-steve-jobs-172130955.html
Tautan